life your life |
go on and move on from your past |
Sekejap detik mata kala itu tertarik.
Di menit-menit selanjutnya ada canda gelitik.
Tak sadar sudah berjam-jam banyak cerita terusik.
Kemudian setiap hari kita semakin asik.
Minggu ke minggu kita belajar saling meredakan panik.
Sampai akhirnya, hitungan tahun tak lagi tertampik.Kita pasti bisa!
Kamu adam. Aku hawa.
Kamu kejam. Aku tertawa.Kamu pria. Aku wanita.
Kamu ke taman ria. Aku menyapu air mata.Kamu lelaki. Aku perempuan.
Kamu suka menyepak kaki. Aku menyiram tanaman.Seadanya kita. Selalu berlawanan.
Seperti tak ada kata kawan.
Aku pemilik taman tapi tertawan.
Kamu pendatang tapi persis pahlawan.Kamu lanang. Aku wedok.
Kamu seakan menang. Tapi bagiku itu hanya kedok.
Air Mata Jangan pernah ditahan…
Air Mata sebelum tawa lebih baik…
Terkadang kita harus tersedu mengeluarkan air Mata..
Derasnya air mata terkadang tak menjamin kelegaan diri kita…
Keluarnya air Mata tak pernah sia-sia,sedikit beban kita akan terkurangi..
Yah,inilah Hidup..air mata dan tawa saling melengkapi..
(Source: zarryhendrik)
(Source: zarryhendrik)
(Source: zarryhendrik)
Kulihat jarum detik pada jam dinding di kamarku. Ia bergerak bagai penyorak, memberiku tarian penyemangat untukku tetap ingin mendapatkanmu. Mungkin ini maksud sang waktu, menunggu ketepatannya bukan berarti hanya berdiam diri, seperti mata kosong dari balik jendela yang menunggu kereta Santa…
Sukurin! Kau telah dipermainkan oleh kaki yang sepertinya bingung dalam melangkah. Ia maju, kemudian mundur, sesekali ia melompat, hey, apa ia...
Sekejap detik mata kala itu tertarik.
Di menit-menit selanjutnya ada canda gelitik.
Tak sadar sudah berjam-jam banyak cerita terusik.
Kemudian...